PARLEMENTARIA.ID – Petarung kelas menengah asal Amerika Serikat, Ian Machado Garry, memberikan sinyal kuat bahwa dirinya akan menghadapi pemegang gelar pound-for-pound, Islam Makhachev, dalam laga perebutan gelar utama di ajang UFC 330 yang digelar di Philadelphia, Amerika Serikat. Sinyal tersebut muncul melalui unggahan misterius di media sosial pada Kamis, 30 April 2026.
Pemilihan lokasi di wilayah Timur Laut Amerika Serikat ini disebut bertujuan untuk menarik perhatian basis massa pendukung dari Irlandia. Garry, yang saat ini memiliki rekor 17 kemenangan tanpa kekalahan, berambisi mematahkan dominasi petarung asal Dagestan tersebut setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Michael Page dan Belal Muhammad.
Teknik Grappling yang Mengagumkan dan Perlawanan yang Masih Mungkin
Pengakuan terhadap kualitas teknik Islam Makhachev juga datang dari pelatih kawakan Ben Vickers, yang menyebut petarung Rusia itu sebagai salah satu praktisi bela diri campuran terbaik dalam sejarah. Meski demikian, Vickers tetap menyimpan optimisme tinggi terhadap anak didiknya untuk memberikan perlawanan di masa mendatang.
“Jelas, Islam Makhachev masuk dalam jajaran petarung terbaik sepanjang masa,” ujar Vickers, pelatih MMA kepada Juara.net. Ia mengenang momen krusial saat timnya mendapatkan kesempatan emas untuk melakoni laga perebutan gelar melawan petarung dengan teknik gulat yang sangat dominan di kancah global tersebut.
Vickers menjelaskan bahwa timnya sempat merasa sangat percaya diri bisa memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya Jack Della Maddalena didominasi dalam laga lima ronde penuh di Madison Square Garden pada 2025. “Dalam 10 tahun terakhir, Dewi MMA bak menyertai kami…” kata Vickers.
Keyakinan Teguh dan Strategi yang Tepat
Meskipun melihat dominasi total yang ditunjukkan Makhachev dalam pertemuan sebelumnya, Vickers tetap meyakini bahwa potensi anak didiknya belum sepenuhnya habis untuk menghadapi sang juara. “Kami yakin Jack bisa mengalahkan dia. Namun, akhirnya dia benar-benar didominasi,” ucap Vickers.
Vickers memberikan penegasan mengenai rasa hormatnya kepada kapabilitas teknis Makhachev, terutama dalam aspek pertarungan lantai yang menjadi senjata utama sang juara dunia. “Dia adalah pejuang, seorang petarung dengan teknik grappling terbaik di olahraga ini,” ujar Vickers.
Meski begitu, ia menyadari bahwa penilaiannya mungkin dianggap tidak realistis oleh publik, namun ia tetap memegang teguh keyakinannya bahwa hasil berbeda bisa dicapai dengan strategi yang tepat. “Mungkin orang-orang akan berpikir saya gila kalau saya bilang Jack bisa mengalahkan Makhachev menggunakan cara yang sama seperti duel pertama,” tambah Vickers.
Status Legendaris Makhachev dan Harapan untuk Masa Depan
Sebagai penutup, Vickers kembali menegaskan status legendaris yang kini disandang oleh Makhachev di dunia bela diri campuran profesional saat ini. “Yang jelas, dengan penuh rasa hormat, dia adalah salah satu petarung terbaik sepanjang masa,” imbuh Vickers.
Saat ini, Jack Della Maddalena dijadwalkan kembali bertarung menghadapi Carlos Prates dalam ajang UFC Perth pada 2 Mei 2026 guna merintis kembali jalur menuju perebutan gelar juara kelas welter. Namun, tanda-tanda kuat dari Ian Machado Garry menunjukkan bahwa laga besar antara dua petarung hebat ini bisa menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam sejarah UFC.***






