DPRD Surabaya Siapkan Tindakan Pencegahan, Generasi Muda Terancam Judi Online

PARLEMENTARIA.ID – Di tengah upaya membangun Generasi Emas Indonesia 2045, ancaman judi online kini menjadi perhatian serius. Kehadiran praktik perjudian digital di lingkungan pelajar semakin mengkhawatirkan, karena mudah diakses melalui gawai pribadi. Anggota DPRD Surabaya, Johari Mustawan, menyoroti hal ini dalam Diskusi Publik Gesek Bejo.

Judi Online Sudah Masuk ke Ruang Belajar dan Kamar Tidur

Johari Mustawan menyatakan bahwa judi online kini tidak lagi hanya menjadi masalah orang dewasa. Anak-anak dan remaja kini juga terlibat dalam aktivitas perjudian digital. Hal ini disebabkan oleh kemudahan akses internet dan penggunaan telepon genggam yang sangat umum.

“Judi online sekarang sudah bukan lagi menjadi masalah orang dewasa. Judi online sudah masuk ke ruang belajar, kamar tidur, dan telepon genggam para pelajar. Ini menjadi ancaman serius yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Menurut data dari PPATK, sekitar 197 ribu anak dan remaja berusia 11 hingga 19 tahun terindikasi terlibat judi online. Bahkan, sekitar 80 ribu pemain berasal dari kelompok usia di bawah 10 tahun. Nilai transaksi judi online secara nasional mencapai sekitar Rp286 triliun dalam setahun.

Dampak Serius yang Harus Dihindari

Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga berpotensi memicu kecanduan, gangguan psikologis, penurunan prestasi belajar, hingga berbagai persoalan sosial lainnya.

“Kalau generasi muda kita terjerumus judi online, maka yang terancam bukan hanya masa depan individu, tetapi juga masa depan bangsa. Karena itu saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama menyelamatkan generasi kita,” kata Johari.

Peran Keluarga, Sekolah, dan Pemerintah

Sebagai Kota Pahlawan sekaligus Kota Layak Anak, Surabaya memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Johari Mustawan menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam perlindungan anak. Orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi penggunaan gawai, memahami aktivitas digital anak, serta membangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak mudah terjebak dalam aktivitas berisiko.

“Sekolah juga memiliki peran penting melalui penguatan literasi digital, pendidikan karakter, dan layanan konseling bagi siswa yang berisiko,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku maupun jaringan judi online. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui percepatan pemblokiran situs dan aplikasi perjudian serta peningkatan edukasi publik mengenai dampak negatif judi online.

Langkah Strategis oleh DPRD Surabaya

Sebagai anggota DPRD Kota Surabaya, Johari menyatakan komitmennya untuk terus mendorong berbagai langkah strategis melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Beberapa upaya yang didorong antara lain:

  • Penguatan regulasi daerah
  • Pengawasan terhadap dinas terkait
  • Penyediaan anggaran program pencegahan
  • Pembentukan Kampung Anti Judi Online

Selain itu, DPRD juga berencana memperkuat integrasi program ketahanan keluarga dan perlindungan anak, menjadikan isu judi online sebagai materi dalam kegiatan reses, serta memperluas kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan aparat penegak hukum.

Pentingnya Gerakan Bersama untuk Melindungi Generasi Muda

“Perang melawan judi online tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada gerakan bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Jika kita ingin mewujudkan Generasi Emas 2045, maka generasi hari ini harus kita lindungi dari ancaman judi online,” tegasnya.

Johari Mustawan berharap “Diskusi Publik Gesek Bejo” dapat menjadi titik awal tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran judi online yang kini semakin banyak menyasar kelompok usia muda.

Investasi Terbaik untuk Masa Depan Bangsa

Menurutnya, investasi terbaik menuju Indonesia Emas 2045 bukan hanya pembangunan infrastruktur dan ekonomi, melainkan juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman perjudian digital.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *