Peran Megawati Hangestri dalam Bola Voli Putri Indonesia

PARLEMENTARIA.ID – Megawati Hangestri Pertiwi, salah satu pemain terbaik bola voli putri Indonesia, telah mengambil keputusan penting dalam kariernya. Ia memutuskan untuk mundur dari skuad timnas Indonesia yang akan berlaga dalam serangkaian turnamen antara Juni hingga Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang terkait fokus pada pengembangan karier profesional dan kondisi fisiknya.

Keputusan tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada Senin (27/4/2026). Setelah itu, Megawati memberikan pernyataan resmi melalui PP PBVSI pada Kamis (30/4/2026). Sebelumnya, PP PBVSI telah menetapkan 17 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan menghadapi sejumlah ajang internasional.

Karier Profesional dan Pertimbangan Pribadi

Megawati menyatakan bahwa keputusan untuk mundur dari timnas diambil dengan pertimbangan matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, dan rencana pribadi ke depan. Ia baru saja membawa Jakarta Pertamina Enduro menjuarai Proliga 2026, sebuah pencapaian yang menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Sebelumnya, Megawati telah berkarier di beberapa negara, seperti Korea Selatan bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Thailand (Supreme Chonburi-E.Tech), dan Vietnam (Ha Phu Thanh Hoa). Meski sempat bergabung dengan klub Turki, Manisa Buyuksehir Belediyespor Kulubu, ia batal melakoni kompetisi di Liga Turki 2025-2026. Setelah itu, ia bermain di babak final four Livoli Divisi Utama 2025 bersama Bank Jatim sebelum kembali ke Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Cedera dan Kondisi Fisik

Di sisi lain, Megawati sebenarnya didera cedera lutut sejak membawa Red Sparks menjadi runner-up Liga Bola Voli Korea Selatan. Cedera tersebut belum sepenuhnya pulih ketika ia kembali ke Indonesia. Terlebih, ia belum memiliki waktu cukup untuk memulihkan diri karena agenda bersama klub maupun timnas.

Cedera masih mendera Megawati bahkan ketika memutuskan bermain di Proliga bersama Jakarta Pertamina Enduro. Bersama Pertamina, Megawati kerap absen latihan dan menjalani perawatan khusus. Ia menyatakan bahwa keputusan ini adalah langkah terbaik yang dapat ia ambil saat ini.

Persiapan Timnas untuk Turnamen Besar

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella menjelaskan bahwa pelatnas merupakan bagian dari persiapan tiga agenda besar tahun ini. Agenda pertama adalah AVC Nation’s Cup di Filipina pada 6-9 Juni 2026. Setelah itu, timnas putri akan mengikuti dua seri SEA V League di Vietnam dan Thailand pada akhir Juli hingga awal Agustus. Terakhir, timnas putri bakal ikut serta dalam AVC Continental Cup di Tianjin, China, 21-30 Agustus.

Di jajaran ofisial, Marcos Sugiyama dipercaya sebagai kepala pelatih yang akan memimpin persiapan tim bersama staf pendukung lainnya. Sugiyama sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih tim putri U-21 untuk Kejuaraan Dunia U-21 2025 dan timnas putri senior untuk SEA Games Thailand 2025.

Dampak Mundurnya Megawati

Dalam daftar pemain yang dipanggil PBVSI, Megawati tercantum sebagai bagian dari lini serang. Dengan mundurnya Megawati, Sugiyama dan tim kepelatihan harus menyesuaikan komposisi tim menjelang pelatnas. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran Megawati dalam timnas Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *