Kritik Pedas Michael Carrick terhadap Keputusan Kartu Merah Lisandro Martinez

MDINETWORK – Manajer Manchester United, Michael Carrick, mengecam keputusan untuk mengirimkan Lisandro Martinez keluar lapangan setelah dianggap menarik rambut Dominic Calvert-Lewin saat pertandingan melawan Leeds United. Keputusan ini memicu reaksi keras dari Carrick, yang menyebutnya sebagai salah satu keputusan terburuk yang pernah ia lihat.

Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Leeds, Martinez dinyatakan tidak layak bermain setelah VAR menemukan adanya tindakan tarik rambut pada Calvert-Lewin. Meski tindakan tersebut terjadi dalam waktu singkat dan tampaknya tidak disengaja, Carrick merasa keputusan ini terlalu berat dan tidak proporsional.

“Kita tidak melihat tarikan atau dorongan kuat, hanya sentuhan ringan pada rambut. Ini adalah keputusan yang sangat mengerikan,” ujarnya kepada Sky Sports. “Saya tidak tahu apa yang terlihat di monitor, tapi ini jelas bukan pelanggaran yang pantas dihukum dengan kartu merah.”

Carrick juga menyampaikan bahwa keputusan ini menjadi bagian dari serangkaian keputusan wasit yang tidak menguntungkan Manchester United dalam dua pertandingan terakhir. Ia menilai, keputusan ini tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan tetapi juga memberi dampak psikologis pada tim.

Reaksi dari Mantan Pemain

Jamie Carragher, mantan pemain Manchester United, setuju dengan kritik Carrick terhadap keputusan wasit. Ia menilai bahwa tidak ada penonton, pemain, atau pelatih yang merasa keputusan itu layak diberikan. Carragher menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Martinez tidak sesuai dengan aturan yang diterapkan dalam Premier League.

“Setiap orang di lapangan melihatnya dan tahu itu bukan kartu merah. Ini seperti meminta seseorang untuk bersikap sopan,” katanya dalam wawancara dengan Monday Night Football.

Aturan Premier League 2025-26 menyatakan bahwa pemain akan diusir jika mereka secara jelas menarik rambut lawan dengan kekuatan. Namun, Carragher merasa aturan ini tidak diterapkan secara adil dalam kasus Martinez dan Michael Keane, yang sebelumnya juga diusir karena tindakan serupa.

Pandangan Gary Neville

Di sisi lain, Gary Neville, mantan bek Manchester United, memiliki pendapat berbeda. Ia percaya bahwa Martinez seharusnya memahami konsekuensi dari tindakan tersebut, mengingat tingkat pengawasan yang lebih ketat musim ini.

“Penting bagi pemain untuk tahu bahwa mereka tidak boleh menarik rambut lawan. Ini seperti pelanggaran teknis, bukan tindakan kekerasan,” ujarnya dalam Gary Neville Podcast. “Meskipun tidak seberat spitting, ini tetap merupakan hal yang tidak boleh dilakukan.”

Neville juga menekankan bahwa keputusan VAR sudah jelas, dan Martinez akan mendapatkan hukuman selama tiga pertandingan. Ia menilai bahwa keputusan ini tidak bisa dibantah lagi.

Pengaruh pada Performa Tim

Hasil pertandingan ini memperlihatkan bahwa Manchester United kesulitan dalam membangun alur permainan. Carrick mengakui bahwa timnya tidak bermain dengan baik di babak pertama, dan kehilangan dua gol yang sebenarnya bisa dicegah.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Kami kebobolan, dan itu terjadi setelah Leny Yoro mendapat pukulan lengan dari Calvert-Lewin,” tambahnya. “Keputusan untuk tidak mengubah gol tersebut juga menjadi momen penting dalam pertandingan.”

Peristiwa ini memicu diskusi luas tentang penerapan aturan dalam sepak bola modern. Meski Carrick dan Carragher menilai keputusan wasit tidak adil, Neville dan aturan Premier League menegaskan bahwa tindakan seperti ini harus dihukum. Bagi Manchester United, keputusan ini menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *