PARLEMENTARIA.ID – Pertandingan sengit antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Jakarta Electric PLN dalam laga pembuka final four Proliga 2026 berakhir dengan skor 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15). Laga yang digelar di Jawapos Arena Surabaya pada Kamis (2/4/2026) malam menjadi momen pahit bagi JPE, yang sebelumnya dijagokan sebagai juara bertahan. Meskipun sempat unggul di set pertama, tim asuhan pelatih Bullent Karsioglu gagal mempertahankan dominasi mereka hingga akhir pertandingan.
Performa Konsisten Lawan Jadi Penentu Hasil Akhir
Kemenangan Electric PLN tidak terlepas dari konsistensi yang mereka tunjukkan di set-set akhir. Meski JPE tampil agresif di awal laga, kinerja mereka justru menurun saat menghadapi tekanan balik dari lawan. Hal ini membuat Electric PLN mampu memperbaiki performa dan mengubah arah permainan.
“Kita berusaha bermain fight, tapi banyaknya kesalahan sendiri menjadikan kami kalah tipis hari ini,” ujar Bullent Karsioglu, pelatih JPE. Ia juga menyebut bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk memperbaiki koordinasi pemain.
Dominasi Awal yang Sirna
Di awal pertandingan, JPE tampil sangat meyakinkan. Megawati Hangestri, Wilma Salas, dan Irina Voronkova memberikan serangan yang sulit dikendalikan oleh Electric PLN. Tisya Amallya, sebagai setter, juga mampu mengatur ritme permainan dengan baik. Set pertama pun berakhir dengan kemenangan telak 25-15 untuk JPE.
Namun, situasi berubah total pada set kedua. Electric PLN mulai menemukan ritme permainan mereka. Di bawah komando Agustin Wulandari, mereka tampil lebih klinis dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan skor 25-22.
Konsistensi dan Mentalitas Jadi Kunci Kesuksesan Electric PLN
Di sisi lain, Electric PLN sukses memanfaatkan keunggulan mentalitas mereka. Meski sempat merasa tegang di set pertama, mereka mampu menenangkan diri dan bermain lebih lepas di set-set berikutnya. Afra, salah satu pemain Electric PLN, mengungkapkan bahwa awalnya timnya merasa terburu-buru, tetapi instruksi pelatih membantu mereka bermain lebih tenang.
“Set pertama teman-teman seperti terburu-buru. Tapi di set berikutnya kami bisa bermain lepas dan meraih hasil yang baik,” kata Afra. Sementara itu, asisten pelatih Electric PLN Mobile, Yudianto, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan penting ini.
Evaluasi Menjadi Langkah Penting untuk JPE
Kekalahan ini menjadi alarm bagi JPE untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. Meski memiliki pemain kelas dunia, koordinasi tim sering kali pecah saat ditekan oleh lawan. Pelatih Bullent Karsioglu mengatakan bahwa hal ini harus segera diperbaiki agar JPE dapat mempertahankan peluang mereka di babak selanjutnya.
“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk tim, termasuk pemain asing baru, Irina Voronkova,” tambahnya.
Jadwal Proliga 2026 yang Dinantikan
Proliga 2026 akan terus berlanjut dengan beberapa pertandingan menarik. Di sektor putra, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia akan menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada jam 16.00 WIB. Sementara di sektor putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan bertemu Jakarta Popsivo Polwan pada jam 19.00 WIB. JPE harus segera bangkit sebelum peluang mereka tertutup.***


>







