Kasus Hukum Brian McKnight: Persoalan Keluarga dan Reputasi

PARLEMENTARIA.ID – Singer ternama Brian McKnight kembali terlibat dalam perselisihan hukum yang melibatkan anggota keluarganya sendiri. Pada April 2026, ia mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya, putranya, dua tokoh media, serta surat kabar New York Post. Gugatan ini diduga muncul akibat kampanye publik yang dianggapnya merusak reputasinya setelah kematian putranya tahun lalu.

Dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan federal Georgia pada 21 April, McKnight menyatakan bahwa pihak-pihak yang digugat terlibat dalam “kampanye pencemaran” yang menyebarluaskan narasi palsu tentang dirinya. Gugatan ini menuduh bahwa Julie McKnight, Brian McKnight Jr., jurnalis Marc Lamont Hill, konten kreator Tasha K, dan New York Post menciptakan narasi sensasional yang tidak benar dan merusak reputasi serta karier McKnight.

Menurut dokumen hukum tersebut, tuntutan ini disebabkan oleh berbagai wawancara dan penampilan yang dilakukan oleh Julie dan Brian McKnight Jr. dalam setahun terakhir. Dalam salah satu wawancara, Brian McKnight Jr. mengklaim bahwa ayahnya menolak mengatakan cinta kepada putranya Niko saat sedang berjuang melawan kanker yang akhirnya menyebabkan kematian Niko. Selain itu, dalam episode podcast Marc Lamont Hill, McKnight disebut dengan beberapa kata-kata kasar.

Gugatan juga menyebut bahwa Tasha K, yang memiliki nama asli Latasha Transrina Kebe, membuat klaim bahwa McKnight “meninggalkan anak-anaknya dan terlibat dalam hubungan seksual dengan remaja”. Klaim ini diperkuat oleh wawancara yang dilakukan Tasha K dengan mantan istrinya. Di sisi lain, New York Post diduga memperkuat tuduhan-tuduhan ini dengan mempresentasikan pernyataan keluarga McKnight sebagai fakta tanpa melakukan investigasi atau menghubungi McKnight.

Perkembangan Terbaru dalam Kasus Ini

Brian Williamson, salah satu pengacara McKnight, mengungkapkan bahwa kemungkinan ada pihak lain yang akan ditambahkan sebagai terdakwa dalam gugatan ini. Meskipun demikian, tanggal sidang pertama belum tercatat di pengadilan hingga 23 April.

Miriam Graham, publisitas dari Julie McKnight, menyatakan bahwa tuduhan terhadap klien mereka adalah “sepenuhnya tidak berdasar” dan bahwa “fakta akan berbicara sendiri.” USA TODAY telah menghubungi pihak lain yang terlibat dalam gugatan ini untuk memberikan komentar.

Sebelumnya, McKnight juga mengajukan gugatan serupa terhadap “The Rickey Smiley Morning Show,” perusahaan induk Urban One, dan penyiar Karen Clark pada Maret 2026. Urban One sedang berusaha mengajukan penolakan atas kasus ini, dengan mengutip standar “kesengajaan nyata” bagi tokoh publik dan menyatakan bahwa pernyataan yang dipertanyakan adalah opini.

McKnight juga pernah mengklaim dalam video Instagram yang telah dihapus bahwa ia menang dalam gugatan pencemaran nama baik sebelumnya di North Carolina terhadap mantan istrinya. Namun, Williamson mengatakan bahwa Julie sedang mempertanyakan putusan default tersebut.

Reputasi dan Kehidupan Pribadi

Kasus ini menunjukkan bagaimana masalah keluarga dapat memengaruhi reputasi dan karier seseorang, terutama dalam dunia hiburan. Bagi Brian McKnight, yang dikenal sebagai penyanyi legendaris, isu-isu seperti ini bisa sangat merusak citra dan kesempatan bisnisnya. Gugatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan keluarga dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak menyebarkan kebohongan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *