MDINETWORK – Dalam perayaan Pekan Suci 2026, sebuah kutipan dari jurnal Chiara Lubich yang ditulis pada Hari Kamis Suci, 11 April 1968, menjadi fokus utama. Tahun ini, Pekan Suci memiliki makna khusus bagi banyak orang, terutama dalam konteks makna penderitaan dalam kehidupan kristiani.
>Chiara Lubich menyampaikan bahwa pada hari Rabu Pekan Suci, ia merasa sangat tersentuh oleh bacaan Injil tentang penderitaan Yesus. Ia menyadari pentingnya nilai penderitaan dalam kehidupan seorang Kristen. Ia merasa seperti dipanggil untuk mengikuti panggilan tertinggi ini, meskipun ada banyak suara yang mengisi kehidupan setiap hari dan setiap momen.
Yesus, “manusia penderita”: ini adalah puncak panggilan-Nya. Ia merasakan gelombang kasih sayang yang mengelilinginya. Hari ini adalah hari Perintah Baru, Ekaristi, dan imamat. Ini adalah hari ketika kita melayani satu sama lain.
Yesus menyimpan banyak kekayaan tak terbatas untuk hari terakhir-Nya di bumi. Bagaimana ia ingin setiap hari menjadi Hari Kamis Suci.
Yesus, yang telah memilih kita untuk jalan ini, yang begitu dekat dengan hati-Mu, bimbinglah kami untuk mengikutinya dengan baik hingga akhir.
Makna Kesatuan dalam Kehidupan Kristiani
Pada acara yang diselenggarakan di Istana Lateran di Roma, sebuah perayaan dilakukan untuk memperingati 50 tahun terbitnya buku terkenal Card. François-Xavier Nguyễn Vân Thuân. Acara ini disiarkan dalam tujuh bahasa, dan juga diluncurkan biografi baru tentang saksi harapan yang terkenal ini.
Acara ini memberikan undangan untuk titik balik nyata dalam kehidupan spiritual. Paus Leo XIV bertemu dengan Gerakan Focolare dan mengonfirmasi karisma kesatuan, yang bukan hasil dari organisasi atau perencanaan strategis, tetapi merupakan refleksi hubungan antara Kristus dan Bapa.
Kesatuan sebagai Batu Pembentuk Kehidupan
Selama audiensnya dengan peserta Konferensi Umum Gerakan Focolare, Paus Leo XIV berkata: “Kesatuan adalah benih – sederhana namun kuat – yang menarik ribuan laki-laki dan perempuan, menginspirasi vokasi, dan menciptakan semangat evangelisasi, serta karya sosial, budaya, seni, dan ekonomi, serta sebagai ragi untuk dialog keagamaan dan antaragama.” Berikut beberapa kata dari Chiara Lubich, yang diucapkan pada 9 November 1989 selama “Link-up”, yang menjelaskan kesatuan sebagai batu pembentuk kehidupan kita.
Kebutuhan Darurat dan Donasi
Tim Koordinasi Darurat Gerakan Focolare telah meluncurkan kampanye khusus penggalangan dana:
Darurat Timur Tengah
Jika Anda ingin informasi lebih lanjut atau ingin berhubungan dengan kami, silakan kirimkan detail Anda.
Keberlanjutan dan Komunitas
Gerakan Focolare terus berkomitmen untuk membangun komunitas yang solid dan berkelanjutan. Dengan berbagai program pendidikan dan kegiatan sosial, mereka berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual dan sosial.
Misi dan Tujuan
Misi utama Gerakan Focolare adalah untuk mewujudkan kesatuan melalui cinta dan kerja sama. Dengan berbagai inisiatif dan proyek, mereka berupaya menciptakan dunia yang lebih harmonis dan damai.
Kepemimpinan dan Visi
Dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas, Gerakan Focolare terus berkembang dan memperluas dampaknya di seluruh dunia. Mereka percaya bahwa kesatuan adalah kunci untuk mencapai perdamaian dan keharmonisan dalam masyarakat.***







