MDINETWORK – PSIM Yogyakarta kembali menghadapi tantangan berat dalam kompetisi BRI Super League 2025-26. Tim asal Yogyakarta ini akan menjalani laga tandang melawan Dewa United pada pekan ke-26, yang menjadi momen penting bagi mereka untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel, menyatakan bahwa timnya tidak hanya ingin meraih poin, tetapi juga memastikan hasil positif agar bisa terhindar dari ancaman degradasi.
Kondisi Tim dan Target yang Jelas
Van Gastel menegaskan bahwa target utama PSIM adalah menjaga posisi di tengah persaingan ketat dengan klub lain. Meski telah mencatat sembilan kemenangan, 11 hasil imbang, dan lima kekalahan dari 25 pertandingan sejauh ini, PSIM masih belum aman dari ancaman degradasi. Untuk itu, pelatih asal Belanda ini menekankan pentingnya fokus dan kerja keras dalam sembilan laga tersisa.
“Kami tidak boleh mengambil risiko. Setiap pertandingan harus dianggap sebagai final,” ujar Van Gastel. Ia juga menyebutkan bahwa pemain seperti Jose Pedro Ze Valente dan rekan-rekannya harus siap bertarung dengan segala kemampuan yang dimiliki.
Persiapan yang Matang
Setelah libur Lebaran selama enam hari, PSIM melakukan persiapan intensif selama dua minggu. Van Gastel mengakui bahwa kondisi fisik dan mental para pemain sangat penting dalam menghadapi lawan yang kuat seperti Dewa United. “Ini akan jadi laga yang sangat berat, tapi kami yakin bisa menghadapinya dengan baik,” tambahnya.
Dewa United sendiri merupakan salah satu klub yang memiliki reputasi kuat, bahkan mewakili Indonesia di ajang AFC Challenge League. Pelatih mereka, Jan Olde, dikenal memiliki pengalaman yang cukup luas dalam mengatur strategi permainan. Hal ini membuat laga kontra Dewa United menjadi pertandingan yang dinanti-nanti oleh para penggemar sepak bola.
Strategi dan Komposisi Pemain
Van Gastel juga menyoroti pentingnya penyesuaian strategi dalam menghadapi Dewa United. Ia menilai bahwa lawan memiliki pola permainan yang dinamis dan sulit diprediksi. Oleh karena itu, PSIM harus lebih kreatif dalam menentukan formasi dan taktik yang digunakan.
Selain itu, pelatih ini juga menyampaikan bahwa ia percaya pada kemampuan pemain lokal dan ekstra untuk memberikan performa terbaik. “Kami punya pemain hebat, dan saya yakin mereka akan memberikan yang terbaik,” katanya.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Dengan sembilan laga tersisa, PSIM memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan posisi di klasemen. Van Gastel menegaskan bahwa setiap pertandingan akan dianggap sebagai kesempatan emas untuk mendapatkan poin. “Kami akan berjuang hingga akhir musim,” ujarnya.
Laga melawan Dewa United menjadi titik penting dalam perjalanan PSIM menuju tujuan utama, yaitu menghindari degradasi. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, PSIM yakin dapat membawa pulang poin penting dari laga ini.***


>









