MDINETWORK – Pembalap asal Spanyol, Brian Uriarte, menunjukkan performa yang mengesankan selama sesi latihan Moto3 Amerika 2026. Dengan catatan waktu terbaik sebesar 2 menit, 15,856 detik, Uriarte berhasil mencatatkan hasil yang sedikit lebih baik dibandingkan rekan satu timnya, Veda Ega Pratama. Veda sendiri mencatatkan waktu 2 menit, 15,963 detik, dengan selisih hanya 0,095 detik.
Performa yang Menjanjikan di Sesi Latihan
Sesi latihan Moto3 Amerika 2026 berlangsung secara lancar bagi Brian Uriarte. Ia mengaku puas dengan pencapaian yang diraihnya, meskipun tetap merasa waspada terhadap tantangan yang akan dihadapi dalam balapan nanti. “Hari ini berjalan cukup lancar,” ujar Uriarte, seperti dilansir dari laman resmi KTM Ajo.
Uriarte dan Veda Ega Pratama berhasil menduduki posisi 13 dan 14, sehingga berhak langsung melaju ke kualifikasi dua atau Q2. Ini menjadi modal penting bagi keduanya untuk melanjutkan tren positif mereka di ajang Moto3 Amerika 2026.
Tantangan Berat di Balapan Minggu Depan
Meski tampil mengesankan di sesi latihan, Brian Uriarte menyadari bahwa balapan pada Minggu (29/3/2026) akan berlangsung sangat berat. Ia mengakui bahwa persaingan di lintasan akan sangat ketat, terutama dengan adanya pembalap-pembalap berpengalaman yang juga akan turun.
Kemampuan Uriarte dalam mengendalikan motornya serta pengalamannya di berbagai sirkuit membuatnya optimis bisa memberikan hasil yang maksimal. Namun, ia tetap memperhitungkan segala kemungkinan agar tidak mengambil risiko berlebihan.
Persaingan yang Ketat di Kelas Moto3
Moto3 Amerika 2026 menjadi ajang yang penuh tantangan, terutama karena kompetisi yang ketat antara pembalap lokal dan internasional. Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama menjadi dua wajah baru yang menunjukkan potensi besar di kelas ini. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi tim KTM Ajo.
Peran Tim KTM Ajo dalam Mendukung Pembalap
Tim KTM Ajo telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada pembalapnya, termasuk Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama. Pelatihan intensif, perawatan mesin, serta strategi balapan yang matang menjadi bagian dari upaya tim untuk memastikan pembalap dapat tampil optimal di setiap sesi.
Selain itu, tim juga terus memantau perkembangan teknologi motor dan memastikan semua perangkat pendukung berjalan dengan baik. Hal ini sangat penting dalam menjaga konsistensi performa pembalap sepanjang musim.
Harapan untuk Musim Depan
Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama menjadi harapan baru bagi dunia motorsport Indonesia. Mereka tidak hanya membawa nama bangsa, tetapi juga membuktikan bahwa talenta lokal mampu bersaing di tingkat internasional. Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari tim, keduanya berpotensi menjadi bintang baru di dunia Moto3.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melahirkan banyak pembalap berbakat yang sukses di berbagai ajang balap. Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama menjadi contoh nyata bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, impian untuk menjadi pembalap profesional dapat terwujud.***

>










