PARLEMENTARIA.ID – Sejumlah media yang sebelumnya disebut sebagai “homeless media” oleh Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, memberikan pernyataan klarifikasi terkait isu keterlibatan mereka dalam New Media Forum. Pernyataan ini muncul setelah Qodari menyatakan bahwa pihaknya kini menjadikan para pelaku new media sebagai mitra baru dalam forum tersebut.
Bapak2ID Menyangkal Dugaan Keterlibatan dengan Bakom
Founder Bapak2ID, James Jan Markus, menolak tegas dugaan bahwa pihaknya menjadi bagian dari New Media Forum atau mitra Bakom. Ia menegaskan bahwa Bapak2ID tidak pernah menghadiri acara yang disebutkan dan tidak terafiliasi dengan siapa pun.
James juga meminta media yang meliput untuk menghapus nama Bapak2ID dari pemberitaan karena informasi yang beredar dianggap tidak akurat. Ia menekankan bahwa tidak ada komunikasi langsung antara Bapak2ID dan Bakom.
Narasi Mengeluarkan Pernyataan Sikap
Narasi, sebuah media yang juga disebut dalam pernyataan Qodari, mengeluarkan pernyataan resmi yang menolak klaim bahwa mereka bergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF). Dalam pernyataannya, Narasi menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pertemuan maupun jumpa pers terkait INMF atau Bakom pada 6 Mei 2026.
Selain itu, Narasi menegaskan bahwa mereka adalah media resmi yang terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers dengan nomor sertifikat 472/DP-Verifikasi/K/XI/2019. Mereka juga menegaskan bahwa operasional mereka sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik yang tercantum di situs resmi Dewan Pers.
Ngomongin Uang Menyangkal Klaim Keterlibatan dengan Pemerintah
Akun Instagram @ngomonginuang juga turut membantah pernyataan Qodari. Dalam unggahannya, Tim Ngomongin Uang menyatakan bahwa mereka tidak pernah menerima undangan, menghadiri pertemuan, atau melakukan komunikasi dengan Bakom RI.
Mereka menegaskan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa Ngomongin Uang “digandeng” atau menjadi mitra pemerintah adalah tidak benar. Hal ini menunjukkan bahwa media tersebut tetap menjaga independensinya dan tidak terlibat dalam kemitraan dengan pihak pemerintah.
Indomusikgram Menjelaskan Statusnya
Indomusikgram juga mengeluarkan pernyataan menyangkal keterlibatan dengan Bakom. Mereka menyatakan bahwa tidak pernah bertemu dengan pihak Bakom baik secara digital maupun tatap muka. Meskipun termasuk dalam grup WhatsApp Indonesia New Media Forum, mereka hanya sebatas ikut dalam percakapan dan bukan anggota resmi atau kemitraan dengan pihak mana pun.
Indomusikgram juga menegaskan bahwa mereka tetap independen dan hadir sebagai komunitas musik Indonesia yang tidak terafiliasi dengan afiliasi politik tertentu. Mereka memiliki status badan hukum resmi dengan NIB 9120404391611 dan 20 KBLI terdaftar.
Penjelasan Qodari tentang New Media Forum
Qodari dalam jumpa pers di kantor Bakom menyatakan bahwa New Media Forum adalah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Ia menyebutkan bahwa istilah “homeless media” digunakan sebelumnya, namun kini para pelaku tersebut berusaha bertransformasi menjadi new media.
Beberapa media yang disebutkan oleh Qodari antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, dan USS Feed. Namun, sejumlah media tersebut telah menyangkal keterlibatan mereka dalam forum tersebut.
Pernyataan dari Bapak2ID, Narasi, Ngomongin Uang, dan Indomusikgram menunjukkan bahwa mereka tidak terlibat dalam New Media Forum atau kemitraan dengan Bakom. Ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi dan kejelasan dalam menjaga independensi media serta transparansi dalam hubungan antara media dan pemerintah.***








