PARLEMENTARIA.ID – Timnas futsal Indonesia memasuki babak final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 dengan semangat tinggi. Pelatih tim, Hector Souto, menegaskan bahwa pemainnya tidak merasa inferior dalam menghadapi Thailand, yang dijagokan sebagai tim terkuat di ajang ini. Pertandingan puncak akan digelar di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada Minggu, 12 April 2026.
>Indonesia berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 dalam pertandingan semifinal. Sementara itu, Thailand juga memastikan diri melalui kemenangan atas Australia dengan skor 4-3. Meski demikian, Souto tetap percaya pada kemampuan timnya dan menilai bahwa faktor psikologis serta kompetisi lokal memberikan keuntungan bagi Indonesia.
Pemain Indonesia Tidak Berbeda Dari Pemain Senior
Souto menyatakan bahwa semua pemain Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk membela negara, tanpa ada perbedaan antara “Indonesia A” atau “Indonesia B”. Ia menekankan bahwa identitas tim ini adalah satu kesatuan, dan tidak pernah merasa kalah di hadapan lawan apapun.
“Kita tidak mengenal Indonesia A atau B. Ini adalah Indonesia,” tegas Hector Souto. Ia menilai bahwa pemain-pemain muda yang bermain di Profesional Futsal League (PFL) memiliki pengalaman yang cukup untuk menghadapi tekanan pertandingan besar.
Tekanan dari Tim Lawan
Meskipun Thailand diunggulkan, Souto mengakui bahwa mereka memiliki keunggulan dalam hal kematangan dan pengalaman. Beberapa pemain Thailand, seperti Muhammad Osamanmusa, telah bermain di Piala Dunia Futsal. Namun, ia yakin bahwa ketangguhan dan keterbukaan tim Indonesia bisa menjadi senjata utama.
Souto menilai bahwa pengalaman para pemain muda di PFL akan menjadi kunci dalam mengimbangi keunggulan senior Thailand. Kompetisi lokal yang intens memberikan kondisi yang ideal untuk persiapan timnas.
Peluang Mempertahankan Gelar Juara
Final ASEAN Futsal 2026 menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi 2024. Saat itu, Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 di laga final. Kini, mereka kembali berada di posisi yang sama, dengan tekad untuk mengulangi prestasi tersebut.
Souto menegaskan bahwa seluruh pemain siap berjuang keras dan menunjukkan performa terbaik mereka. Ia menilai bahwa mentalitas tim dan kerja sama yang solid akan menjadi faktor penentu dalam pertandingan nanti.
Persiapan yang Matang
Selain pengalaman bermain di PFL, timnas futsal Indonesia juga telah menjalani latihan intensif untuk menghadapi Thailand. Latihan dilakukan dengan fokus pada strategi pertahanan dan serangan cepat. Seluruh pemain diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan taktik yang akan digunakan di final.
Souto juga menekankan pentingnya dukungan dari suporter. Ia berharap pendukung dapat memberikan energi positif kepada pemain saat bertanding di Nonthaburi Hall. Dukungan ini dianggap sebagai faktor tambahan yang bisa memengaruhi hasil pertandingan.
Harapan untuk Prestasi Masa Depan
Hasil di ASEAN Futsal 2026 akan menjadi langkah penting bagi perkembangan futsal Indonesia. Jika berhasil memenangkan gelar juara, prestasi ini akan memperkuat reputasi timnas di kancah Asia. Selain itu, ini juga menjadi motivasi bagi para pemain muda untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional.
Souto optimis bahwa Indonesia mampu menghadapi tantangan ini dengan semangat dan persiapan yang matang. Ia percaya bahwa kekompakan dan kepercayaan diri akan menjadi kunci keberhasilan tim.***












