PARLEMENTARIA.ID – Kemenangan 2-0 atas Bali United menjadi angin segar bagi Madura United dalam perjuangan mereka untuk bertahan di BRI Super League. Meski kemenangan ini berhasil menjauhkan tim asuhan Rakhmad Basuki dari zona degradasi, tekanan tetap ada mengingat kompetisi masih menyisakan tiga pekan lagi.
Madura United, yang dikenal dengan julukan Sape Kerrab, mencatatkan kemenangan penting di Stadion Gelora Bangkalan, Pulau Madura. Gol pertama dicetak oleh Iran Junior pada menit ke-6, sedangkan gol kedua datang dari eksekusi penalti Junior Brandao di menit ke-76. Kemenangan ini membawa Madura United naik ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan 32 poin dari 8 kemenangan, 8 imbang, dan 15 kekalahan.
Di bawah batas atas zona degradasi, Persis Solo berada di posisi ke-16 dengan 27 poin. Artinya, Madura United memiliki jarak lima poin dari ancaman terlempar ke kasta kedua. Namun, peluang untuk bertahan di Liga Super masih terbuka lebar jika mereka mampu mempertahankan performa.
Laga Berikutnya Menentukan Nasib Madura United
Dalam tiga laga tersisa, Madura United akan menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah. Mereka akan bertandang ke Bhayangkara Presisi Lampung (posisi ke-7), PSIM Yogyakarta (posisi ke-11), dan PSM Makassar (posisi ke-13). Untuk memastikan posisi di Liga Super, Madura United membutuhkan dua kemenangan tambahan agar meraih total 38 poin.
Jika Persis Solo gagal meraih poin maksimal dalam laga-laga mereka, maka peluang Madura United untuk bertahan semakin besar. Namun, kondisi ini memperlihatkan bahwa perjuangan belum selesai. Pelatih caretaker Madura United, Rakhmad Basuki, mengingatkan bahwa kemenangan ini hanya sementara dan perlu diimbangi dengan persiapan lebih matang.
Kesulitan di Laga Tandang
Rakhmad Basuki menyampaikan bahwa laga-laga tandang akan menjadi tantangan berat. Ia menekankan pentingnya fokus dan kesabaran dalam setiap pertandingan. “Kami harus fokus, tenang, dan berusaha sebaik-baiknya dengan tekad tinggi untuk menjaga nama baik rakyat Pulau Madura,” ujarnya.
Kondisi ini juga berlaku bagi Bali United yang kehilangan poin di laga tandang. Tim asuhan Johnny Jansen, yang dikenal sebagai Serdadu Tridatu, masih berada di posisi ke-8 klasemen dengan 45 poin. Meski demikian, mereka masih memiliki tiga laga tersisa, termasuk laga kandang melawan Borneo Samarinda dan Bhayangkara Presisi Lampung.
Perjalanan Kemenangan yang Dinamis
Laga antara Madura United dan Bali United berlangsung sangat sengit. Di hadapan sekitar 1.000 penonton, tuan rumah langsung memberikan tekanan kuat sejak menit awal. Gol pertama tercipta melalui kerja sama taktis antara Iran Junior, Brandao Goncalves, dan Fransiskus Alesandro. Umpan yang diberikan oleh Brandao kepada Iran Junior berhasil memecah kebuntuan.
Pada babak kedua, wasit menunjuk titik putih setelah mengecek VAR. Keputusan ini berbuah gol kedua yang sukses dieksekusi oleh Brandao. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Madura United mampu menghadapi tekanan dan memanfaatkan peluang yang ada.
Komentar Pelatih dan Harapan Masa Depan
Johnny Jansen, pelatih Bali United, mengakui bahwa timnya masih dalam proses pengembangan. “Kami masih berada dalam proses. Kadang naik, lalu turun, kemudian naik lagi,” katanya. Meski kekalahan ini memengaruhi posisi mereka, ia percaya bahwa permainan bisa terus meningkat.
Sementara itu, Rakhmad Basuki menggarisbawahi pentingnya menjaga momentum. Ia berharap kemenangan ini bisa menjadi awal dari perjuangan yang lebih stabil. Dengan tiga laga tersisa, Madura United memiliki kesempatan untuk menegaskan diri sebagai tim yang layak bertahan di Liga Super.***











