PARLEMENTARIA.ID – Kekalahan yang mengecewakan terjadi bagi Boca Juniors dalam pertandingan Copa Libertadores melawan Barcelona de Guayaquil. Tim asuhan Claudio Ubeda kalah 1-0 di kandang lawan, yang tidak hanya menghancurkan peluang mereka untuk memimpin grup, tetapi juga membawa cedera serius yang bisa mengganggu perjalanan mereka di sisa musim.
Tantangan Berat di Lapangan
Pertandingan yang berlangsung di Guayaquil berjalan dengan kondisi lapangan yang sangat buruk. Banyak air menyebabkan lapangan licin dan sulit untuk bermain dengan baik. Meskipun demikian, Boca sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas, tetapi gagal memanfaatkannya. “Kami punya peluang dan tidak mampu memaksimalkannya,” ujar Ubeda, yang tampak kecewa atas hasil ini.
Selain itu, tim juga harus menghadapi situasi sulit akibat cedera Leandro Brey. Pemain tersebut mendapat cedera parah di babak pertama dan harus keluar lapangan dengan menggunakan kamilla. Ini menjadi kerugian besar bagi Boca, karena Brey adalah salah satu pemain penting dalam strategi mereka.
Masalah dengan Wasit
Masalah lain yang muncul adalah kartu merah untuk Santiago Ascacibar pada babak pertama. Pemain tersebut diberi kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang cukup keras. Ubeda mengakui bahwa keputusan wasit benar, tetapi ia berharap tim bisa bermain lebih baik jika tidak kehilangan satu pemain. “Kami harus belajar dari ini,” tambahnya.
Perspektif Positif dari Pelatih
Meski kekalahan ini mengecewakan, Ubeda tetap optimis tentang masa depan tim. Ia percaya bahwa Boca akan tampil lebih baik ketika bermain di kandang sendiri. “Kami yakin bisa bermain dengan baik di Bombonera,” katanya. Saat ini, Boca masih memimpin grup D dengan enam poin, tetapi posisi mereka bisa terguling jika Universidad Católica dan Cruzeiro memenangkan pertandingan mereka.
Reaksi dari Pemain
Leandro Paredes, yang berhasil menghindari kartu kuning yang bisa membuatnya absen selama satu pertandingan, juga memberikan komentar. Ia mengakui bahwa lapangan sangat sulit, tetapi tim tetap berusaha sebaik mungkin. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak mampu memanfaatkannya,” ujarnya.
Sementara itu, Lautaro Di Lollo mengatakan bahwa Boca memiliki peluang terbaik, tetapi Barcelona berhasil memanfaatkan satu kesempatan. “Ini adalah bagian dari Copa, semua grup sangat sulit,” kata Di Lollo.
Persiapan untuk Pertandingan Mendatang
Setelah kembali ke Buenos Aires, Boca akan mulai mempersiapkan pertandingan melawan Huracán pada hari Sabtu. Mereka akan tanpa Brey, dan Javier García akan menjadi penjaga gawang. Adam Bareiro juga siap kembali bermain.
Dengan hasil ini, Boca harus segera melupakan kekecewaan dan fokus pada pertandingan berikutnya. Mereka membutuhkan kemenangan untuk menjaga semangat dan kembali ke jalur kemenangan.
Kondisi Grup D
Saat ini, Boca masih memimpin grup D dengan enam poin. Namun, mereka harus menunggu hasil pertandingan antara Universidad Católica dan Cruzeiro untuk mengetahui posisi mereka di akhir minggu ini. Jika kedua tim tersebut menang, maka posisi Boca bisa terguling.***












