PARLEMENTARIA.ID – Komisi A DPRD Surabaya, yang diwakili oleh Cahyo Siswo Utomo, memberikan evaluasi terhadap capaian kinerja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selama setahun terakhir. Dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, ia menyoroti berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan kemajuan kota yang lebih baik.
Capaian Positif yang Perlu Dipertahankan
Cahyo mengapresiasi sejumlah pencapaian yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Surabaya. Ia menyebutkan bahwa dalam beberapa bidang seperti pendidikan dan kesehatan, kondisi relatif stabil dan layanan masyarakat cukup memadai. Meski begitu, ia menekankan bahwa masih ada beberapa isu yang perlu diselesaikan agar kualitas hidup warga semakin meningkat.
Isu Kemiskinan dan Pengangguran yang Masih Mengkhawatirkan
Salah satu masalah utama yang disoroti oleh Cahyo adalah tingkat kemiskinan dan pengangguran yang masih menjadi tantangan serius bagi pemerintah kota. Ia menilai, solusi jangka panjang harus segera ditemukan untuk membantu warga yang terdampak. Hal ini juga menjadi fokus utama dalam upaya pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.
Penertiban PKL dengan Pendekatan Humanis
Selain itu, Cahyo menyoroti pentingnya penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan secara humanis. Ia berharap, selain proses penertiban, pemerintah juga memberikan solusi yang bisa membantu para PKL tetap menjalani usaha mereka tanpa mengganggu kepentingan umum.
Solusi untuk Masalah Juru Parkir
Masalah juru parkir yang sering menimbulkan polemik juga menjadi perhatian Cahyo. Ia berharap, keberadaan juru parkir dapat dioptimalkan fungsi dan tanggung jawabnya, sehingga tidak hanya menjadi sumber konflik, tetapi juga bagian dari sistem transportasi kota yang lebih efisien.
Penanganan Persampahan yang Menyeluruh
Terkait persampahan, Cahyo menekankan perlunya pendekatan yang menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Ia menilai, penanganan sampah tidak boleh hanya dilakukan oleh pihak tertentu, melainkan melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk rumah tangga, restoran, hotel, dan lainnya.
Perbaikan Infrastruktur untuk Mengurangi Kemacetan
Di sisi lain, Cahyo mengapresiasi langkah pemerintah dalam menangani masalah kemacetan dan banjir. Ia menyebutkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan serta tindakan dari Dinas Perhubungan telah memberikan dampak positif. Namun, ia menilai, masih diperlukan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.
Peran UMKM dalam Momentum HJKS
Cahyo juga menyoroti pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam momentum HJKS. Ia berharap, acara tersebut bukan hanya sekadar event, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan partisipasi UMKM dalam berbagai kegiatan kota.
Harapan untuk Masa Depan Kota Surabaya
Pada akhirnya, Cahyo berharap HJKS ke-733 menjadi momentum untuk mempercepat kemajuan Kota Surabaya. Ia menegaskan, kota ini harus menjadi tempat yang lebih sejahtera dan nyaman bagi warganya. Dengan kolaborasi semua pihak, ia optimis, Surabaya akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.***











