MDINETWORK – Dewa United kembali menunjukkan kekuatannya dalam pertandingan melawan Johor, dengan meraih kemenangan 91-79 dan mempertahankan rekor tak terkalahkan di babak awal BCL Asia-East 2026. Tim asal Indonesia ini berhasil mencatatkan kemenangan kedua berturut-turut setelah sebelumnya mengalahkan Hi-Tech Basketball Club.
>Pertandingan yang berlangsung di Tangerang, Indonesia, menunjukkan semangat luar biasa dari para pemain Dewa United. Meski sempat tertinggal di awal pertandingan, mereka mampu melakukan comeback besar pada kuarter ketiga, yang menjadi kunci kemenangan tim.
“Kami sangat senang bisa meraih dua kemenangan di kandang sendiri,” ujar pelatih Dewa United, Agustin Juibe. “Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang selalu mendukung kami.”
Performa Mencolok Troy Gillenwater
Troy Gillenwater menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Ia mencetak 29 poin dengan efisiensi tinggi, termasuk empat tembakan tiga angka dari 10 percobaan. Selain itu, ia juga menyumbangkan 8 rebound, satu assist, satu steal, dan satu block dalam waktu 32 menit bermain.
Gillenwater mencetak 11 poin hanya dalam kuarter ketiga, membantu tim melakukan comeback dramatis. Dengan permainan yang stabil, Dewa United mampu mengubah defisit tujuh poin di paruh pertama menjadi keunggulan 59-51 pada 3:07 menit tersisa.
Peran Penting Rio Disi dan Dio Saputra
Selain Gillenwater, Rio Disi dan Dio Saputra juga memberikan kontribusi penting dengan masing-masing mencetak 13 poin. Joshua Ibarra mencatat double-double dengan 12 poin dan 12 rebound, sementara DJ Cooper hampir meraih triple-double dengan 11 poin, 8 rebound, dan 12 assist.
“Kami mulai lambat, tapi kami membuat penyesuaian dan akhirnya menang,” kata Cooper, yang dinobatkan sebagai Player of the Game. “Pada menit pertama kuarter ketiga, kami bermain seperti biasanya dan itu mengubah arah pertandingan.”
Keberhasilan Tim dalam Bermain Bersama
Kemenangan Dewa United tidak hanya didorong oleh individu, tetapi juga oleh kerja sama tim yang solid. Mereka mencatatkan 26 assist dalam pertandingan ini, yang berkontribusi pada efisiensi penembakan sebesar 50 persen.
Tim ini memiliki lima pemain yang mencetak double-digit poin, menunjukkan kekuatan kolektif mereka. Ini merupakan hasil dari upaya mereka untuk terus menggerakkan bola dan membangun alur serangan yang efektif.
Performa Scottie Lewis dan Johor
Di sisi lain, Scottie Lewis menjadi pemain terbaik Johor dengan 29 poin. Namun, timnya harus menerima kekalahan kedua dalam babak awal turnamen. Johor juga mengalami kelelahan setelah berlaga ketat melawan Hi-Tech dalam pertandingan tambahan 24 jam sebelumnya.
Aaron Geramipoor mencatatkan 18 poin dan 10 rebound, sedangkan Ting Chun Hong menambahkan 11 poin dan 8 assist. Ahmed Hill hampir mencatat double-double dengan 9 poin dan 11 rebound.
Jadwal Babak Berikutnya
Babak kedua BCL Asia-East 2026 akan dimulai pada 6 April. Dewa United akan terus berusaha mempertahankan performa terbaiknya, sementara Johor harus segera bangkit dari kekalahan ini.
Turnamen ini menawarkan kesempatan bagi tim-tim Asia untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional. Dengan kompetisi yang ketat, setiap pertandingan akan menjadi tantangan besar bagi semua peserta.***










