PARLEMENTARIA.ID – Jawa Timur kembali menunjukkan keunggulannya dalam bidang pendidikan. Tahun ini, sebanyak 29.406 siswa asal provinsi tersebut dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Angka ini mencerminkan prestasi luar biasa yang telah diraih selama tujuh tahun berturut-turut, menjadikannya sebagai provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima secara nasional.
Data dan Peringkat Nasional
Dalam pengumuman resmi dari snpmb.id pada Selasa (31/3), data SNBP 2026 menunjukkan bahwa total pendaftar dari Jawa Timur mencapai 108.122 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27,20 persen atau 29.406 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri. Angka ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
Posisi kedua diisi oleh Jawa Barat dengan 18.365 siswa diterima dari total 130.373 pendaftar. Sementara itu, Jawa Tengah mengikuti di posisi ketiga dengan 16.326 siswa diterima dari 99.825 pendaftar. Di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh Sumatera Utara dan Aceh.
Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Menurutnya, hasil ini tidak hanya mencerminkan prestasi siswa, tetapi juga keberhasilan program peningkatan mutu pendidikan yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir.
“Alhamdulillah, Jawa Timur Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut. Ini adalah kabar yang sangat membanggakan dan harus kita syukuri,” ujarnya. Ia menilai bahwa capaian ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Jawa Timur sudah berjalan dengan baik dan memberikan kesempatan yang luas bagi siswa untuk berkembang.
Khofifah juga menekankan pentingnya strategi pemetaan yang dilakukan oleh sekolah. Menurutnya, pemetaan ini membantu siswa memahami peluang mereka, tingkat keketatan program studi, serta perangkingan siswa. Hal ini menjadi kunci dalam meningkatkan peluang kelulusan setiap tahun.
Apresiasi kepada Para Pelaku Pendidikan
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru, dan wali murid yang telah bekerja sama dalam meraih prestasi ini. Ia mengakui bahwa hasil belajar yang tekun dan bimbingan para guru menjadi faktor utama dalam keberhasilan siswa Jawa Timur.
“Terima kasih atas hasil belajar yang tekun para murid dan bimbingan para guru yang telah mempertahankan prestasi sehingga Jawa Timur kembali menjadi yang tertinggi dalam SNBP 2026 tujuh tahun berturut-turut,” ujarnya.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun capaian ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, Khofifah menilai bahwa tantangan tetap ada. Ia berharap agar siswa dan guru terus meningkatkan kualitas diri guna mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai provinsi unggulan dalam pendidikan.
“SNBP menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik. Kami akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh sekolah dan komunitas pendidikan,” tambahnya.
Prestasi Jawa Timur dalam SNBP 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia. Dengan konsistensi yang terjaga selama tujuh tahun, Jawa Timur menunjukkan bahwa investasi dalam pendidikan dapat memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.***

>






