Bahas Duit Rakyat kok Tertutup, Gak Bahaya Tah?

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Surabaya - Ada yang janggal terlihat di kantor DPRD Surabaya, pasalnya setiap kali gelaran rapat Banggar (Badan Anggaran) DPRD selalu diadakan tertutup.

"Rapat apa mas, " Tanya awak diagramkota.com kepada salah satu Pamdal yang menjaga pintu di ruang paripurna lantai 3 DPRD Surabaya Yos Sudarso, Selasa (11/7/2023) siang.

Baca Juga: Tetapkan APBD 2024 Rp 10,9 Triliun, DPRD Surabaya Kawal Ketat Alokasi Pendidikan dan Kesehatan

"Banggar mas, tertutup, " Jawabnya.

Nah, kejanggalan ini yang banyak menjadi pertanyakan para kuli berita yang stand by di kantor Dewan.

"Kenapa banggar DPRD Surabaya selalu tertutup, ini kan bahas duit rakyat, " Ucap awak diagramkota.com saat kumpul-kumpul di kantin Dewan.

"Gak Bahaya tah? " Celetuk salah satunya.

Baca Juga: Aksara Jawa Hadir di Taman Apsari Surabaya

Memang, dalam tata tertib dewan, untuk rapat-rapat bisa dilakukan dengan terbuka atau tertutup sesuai dengan kesepakatan anggota rapat.

Namun sesuai etika, dalam setiap pembahasan, terutama masalah anggaran yang notabene adalah 'Uang Rakyat', harapannya dapat dilakukan secara terbuka untuk umum dan dapat diliput serta diberitakan oleh media.

"Kecuali berhubungan dengan keamanan negara, sebaiknya dibuka aja seperti rapat paripurna, " Ucap Agung wartawan Parlementaria.id.

Baca Juga: Titik Terakhir Reses di Sukomanunggal, Dyah Katarina: Terbanyak Keluhan Kader Surabaya Hebat

"Jangan sampai masyarakat menduga yang tidak-tidak, dan jangan sampai Dewan yang notabene wakil dari rakyat malah mengkhianati rakyat, " Sebut Agung mengakhiri perdebatan para jurnalis.

Opini ini ditulis saat Dewan melaksanakan rapat Banggar dan Bamus secara tertutup di lantai 3 gedung DPRD Surabaya, sehingga beberapa pihak terkait belum dapat memberi pernyataannya. (Par03)

Editor : Parlementaria