Dokumen Bacaleg Partai Ummat Kabupaten Blitar Dinyatakan Memenuhi Syarat Oleh KPU.

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Kota Blitar - Pembetulan data administrasi dokumen bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Ummat Kabupaten Blitar dinyatakan MS (Memenuhi Syarat) persyaratan pencalonannya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar.

Sekretaris DPD Partai Ummat Kabupaten Blitar, Mahsus Zainal Arief mengatakan, verifikasi administrasi bacaleg Partai Ummat Kabupaten Blitar merupakan partai pertama yang dinyatakan selesai 100% diantara 24 partai yang lain di Kabupaten Blitar.

"Dokumen 9 (sembilan) bacaleg Partai Ummat yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Blitar, dengan rincian 5 (lima) bacaleg perempuan dan 4 (empat) bacaleg pria, dinyatakan lengkap oleh KPU Kabupaten Blitar", ujar pria yang akrab disapa Arief kepada parlementaria Jumat (7/7/33).

Parpol kata Arief diberi kesempatan untuk memperbaiki persyaratan calon dijadwalkan pada 26 Juni 2023 sampai 9 Juli 2023. Setelah dimasukkan kembali atau diserahkan kembali dokumen hasil perbaikan kemudian verifikasi terhadap dokumen perbaikan.

"Setelah proses tahapan verifikasi perbaikan sudah dilakukan namun masih ada dokumen administrasi bacaleg yang tidak memenuhi syarat, maka yang bersangkutan tidak akan bisa melanjutkan tahapan Bacaleg", jelasnya.

Ia meminta semua bacaleg dan kader Partai Ummat berkomitmen antipolitik uang. Yang kita adu adalah visi, ide, gagasan bagaimana daerah ini kita bangun kedepan.

"Mereka harus bisa mengimplementasikan gagasan, membuka wawasan dan membangun mindset warga Kabupaten Blitar agar tidak menjual kehidupan mereka lima tahun mendatang dengan harga murah", tegas Arief.

Menurut Arief pendekatan bacaleg dengan masyarakat dipandang sebagai hal terpenting untuk segera dilakukan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya awal mengenalkan diri ke masyarakat sebelum DCT ditetapkan.

Dengan pola silaturrahmi cangkruan ini kami ingin mencoba membuka ruang untuk bisa menampung aspirasi dan informasi-informasi yang berkembang di tengah-tengaj masyarakat semakin mudah didapat.

"Dengan cara inillah bisa membantu dan memperkuat silaturrahmi yang terbangun dengan konstituen. Sehingga kita bisa menyampaikan gagasan-gagasan ke ruang publik, walaupun lewat cangkrukan  kita bisa diskusikan bersama", pungkasnya. (dk/akha)

Editor : Redaksi