Demokrat Surabaya Kian Memanas, Dualisme Dukungan Hingga ke Ranah Hukum

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Surabaya - Demokrat Surabaya kian memanas, bola suksesi internal terus menggelinding. Beragam curhat politik mengemuka saat mendekati Muscab DPC Partai Demokrat Kota Surabaya. Dugaan kebohongan publik hingga poltik uang menyelimuti.

Kini kembali terjadi, somasi 13 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) oleh Ketua Plt DPC Demokrat Surabaya. Sebab, para kader Demokrat itu tidak lagi mendukung Lucy untuk maju sebagai ketua DPC Demokrat Surabaya. Mereka berbalik arah mendukung Herlina Harsono Njoto.

Baca Juga: Akhir Kontestasi, Lucy Kurniasari Pimpin DPC Partai Demokrat Surabaya Periode 2022 - 2027

Mengutip Jawapos.com, Kemarin (18/5) 13 DPAC yang disomasi mendatangi kantor advokat Harsono Njoto di Jalan Pandegiling. Ketua PAC Wonocolo Santoso mengatakan, setelah mendapatkan surat somasi, pihaknya bersama 12 PAC yang lain mendatangi kediaman Herlina Harsono Njoto. Mereka berkonsultasi terkait langkah yang harus diambil pascasomasi. Akhirnya, kami meminta kepada Pak Harsono untuk mendampingi, tuturnya.

Santoso mengatakan, dukungan yang diberikan untuk Lucy pada 25 Januari lalu tidak murni dari hati. Namun, mereka dipaksa mendukung Lucy. Penuh tekanan, ujarnya.

Sebelum membubuhkan dukungan, tim dari Lucy mengirimkan undangan melalui pesan singkat kepada seluruh DPAC untuk hadir dalam pertemuan. Tapi, tidak ada penjelasan maksud pertemuan itu.

Di undangan tertera acaranya, yakni koordinasi tenaga kerja mandiri (TKM), ucapnya.Bahkan, saat di lokasi, lanjut Santoso, menyita semua handphone peserta. Tidak ada yang boleh merekam kegiatan penandatanganan tersebut. KTP juga tak luput dari pengamanan.

Baca Juga: Partai Demokrat Pilih Lucy Kurniasari Pimpin Surabaya, PAC Sukomanunggal: Motivasi Bagi Kerja Para Kader

Kami kaget. Kok begitu? Kami tidak bisa protes juga, imbuhnya.

Ungkapan kekecewaan terus bergelora setelah pertemuan 25 Januari. Sayangnya, DPAC yang berkeinginan untuk membatalkan dukungan kepada Lucy dinilai akan melanggar hukum.

Bu Herlina ini mampu mengerti kami. Kami butuh pekerjaan, saya yakin Bu Herlina akan membuat Demokrat lebih sejahtera lagi, paparnya.

Baca Juga: Kembalikan Masa Keemasan, Demokrat Surabaya Butuh Pimpinan Loyal dan Berprestasi

Sementara itu, Mustakim selaku ketua DPAC Kenjeran mengungkapkan, pihaknya membutuhkan sosok pemimpin yang bisa membawa Demokrat kembali berjaya. Dia melihat Herlina bisa memimpin DPC Demokrat periode selanjutnya.

Ditemui terpisah, Ketua DPAC Mulyorejo Dony menyayangkan dualisme dukungan yang muncul. Dia berharap, konflik itu bisa segera reda. Berdasar kesaksiannya, dukungan untuk Lucy dihimpun sejak tahun lalu. Bukan tiba-tiba datang.

Saat pembubuhan tanda tangan dukungan bagi Lucy, ada 29 dari 31 PAC yang hadir. Sebelum tanda tangan, semua DPAC mendapatkan penjelasan terlebih dahulu dari pihak notaris. Apabila ada DPAC yang tidak berkenan, tak ada masalah. Namun, dari 29 DPAC ternyata semua setuju memberikan dukungan kepada Lucy. (P02)

Editor : Parlementaria