Bupati Pasuruan : Siap Jadi Pilot Project Gerakan Keluarga Maslahah NU

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Pasuruan - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, menyampaikan kesiapan Kabupaten Pasuruan menjadi Pilot Project Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama.

Hal ini disampaikan Bupati Irsyad Yusuf saat menghadiri Pembinaan ASN di Lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sendok, Kamis (11/05/2023).

Menurutnya, keberadaan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama yang digagas Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) dan Kemenag RI karena ingin kehadiran NU bermakna bagi peradaban umat manusia, utamanya sesuai dengan taglinenya Merawat Jagat Membangun Peradaban.

"Kalau kata Ketua PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, apabila kita ingin berkontribusi untuk membangun peradaban tidak ada permulaan yang lebih valid selain dengan memulainya dari membangun keluarga. Dan secara pribadi dan mewakili Pemkab Pasuruan, kami siap menjadi pilot project nasional," katanya.

Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama menurut Bupati Irsyad selaras dengan inovasi Pemkab Pasuruan, yakni Rumahku Surgaku dan Kasih Bersanding Mesra.

"Karena segala permasalahan bisa diselesaikan di rumah dan oleh keluarga. Gerakan Keluarga Maslahat NU kalau ditarik lebih kecil lagi, maknanya ada dalam rumahku surgaku dan inovasi Kasih Bersanding Mesra," tegasnya.

Lebih lanjut Gus Irsyad menegaskan bahwa dirinya juga masuk anggota Satuan Tugas (Satgas) Keluarga Maslahat PBNU.

Ia masuk anggota Satgas dari unsur Banom Nahlatul Ulama dengan tugas  menjadi konsolidator dari program PBNU yang memberi kemanfaatan langsung pada keluarga.

"Satgas ini bertujuan menyatukan dan mengkurasi program yang selaras dan dapat dipadukan dalam gerakan yang terarah, sehingga PBNU akan semakin dirasakan kehadirannya," jelasnya.(p1)

Editor : Parlementaria