Achmad Hidayat Pastikan Penanganan Bayi Pengidap Penyakit Hidrosefalus 

avatar Parlementaria.ID

Surabaya - Wakil sekretaris DPC PDI Perjuangan kota Surabaya, Achmad Hidayat merasa prihatin saat melihat keberadaan Bayi usia 2,5 tahun yang mengidap penyakit Hidrosefalus.

Sesaat, balita ini terlihat normal, gemuk, lucu dan menggemaskan, namun sejak usia 5 bulan, dalam kesehariannya, anak pasangan Irawan dan Diana ini hanya bisa tiduran, untuk mengangkat kepala saja tidak bisa.

Wiwik, sang nenek yang setiap hari menunggui di rumah gang sempit Jl. Lamongan 50-B ini menceritakan bahwa, saat cucunya berusia 5 bulan terserang Flu, tapi cairannya tidak bisa keluar dan menyumpal di tenggorokan.

"Dipun teteki ibuke nggih mboten saget mlebet, medhal sedanten (Disusui oleh ibunya ndak bisa masuk, malah keluar semua, red)," ungkap Wiwik di hadapan Achmad Hidayat.

Setelah dibawa ke dokter spesialis dan dilakukan rontgen 4 kali, cairan yang sudah masuk ke paru-paru dilakukan penyedotan dan dirawat di ICU RSUD dr. Sowandhie selama 2 bulan.

Kepada Achmad Hidayat, Wiwik mengaku selama perawatan 2 bulan di ICU RSUD dr. Soewandhie, cucunya ini sudah anfal 2 kali tapi selamat.

"Dokter 7 orang juga heran, ini keajaiban bu, sudah anfal kembali sehat lagi bu!" ucap Wiwik menirukan kata-kata dokter saat itu.

Wiwik mengaku saat ini dirinya yang menunggui saat irawan ayah viona bekerja sebagai Ojek Online dan Diana ibu menjadi penjaga toko.

Meski merasa trenyuh, Achmad Hidayat yang langsung datang ke lokasi rumah berusaha menggali apa-apa saja yang dibutuhkan bayi tersebut, terlebih dalam penanganannya.

Politisi Muda PDI Perjuangan ini mengatakan, terkait bayi Hidrosefalus ini dirinya mendengar aduan dari warga dan memastikan langsung keberadaannya.

"Adek bayi ini mengidap penyakit Hidrosefalus, tapi sudah mendapat penanganan. Mendapatkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah kota melalui Kecamatan," terangnya.

Cuma menurut Achmad, ada beberapa kesulitan yaitu karena setiap bulan harus kontrol rutin di RSUD dr. Soetomo, antri mulai jam 5 pulang jam 4 sore.

"Kami berharap, dapat lebih intens lagi diperhatikan, diberikan permakanan, kondisi kesehatannya kalau perlu dikontrol secara rutin, sehingga optimisme semangat bangkit lagi bagi keluarganya," harap Achmad.

"Kami juga berdoa supaya diberikan kesembuhan dan keluarga serta para tetangga diberikan ketabahan dan kekuatan," sambungnya.

Pada kesempatan itu, untuk sekedar meringankan beban keluarga, Achmad Hidayat juga menyerahkan bantuan paket sembako dan uang tunai langsung kepada Nenek Wiwik.

"Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban keluarganya," tukasnya. (P-01)

Editor : Redaksi