Pengusaha Walet Kertajaya Minta Komisi C Perhatikan Nasib Pekerja

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Surabaya - Usaha pencucian sarang burung walet di Kertajaya Indah II/F-213, hingga hari ini masih berpolemik dan belum menemukan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Kamis lalu pun (12/1) telah dimediasi dalam Rapat dengar Pendapat (Hearing) di Komisi C DPRD Surabaya, dan bahkan telah dilakukan sidak di lokasi.

Baca Juga: FIFA Puji GBT, Wali Kota Eri: Kami Siap Even Internasional Selanjutnya

Untuk hal ini, melalui tim penasehat hukumnya, Bing Haryanto mengapresiasi atas tindakan Komisi C DPRD Surabaya yang telah melakukan rapat bersama pihak terkait serta mengundang beberapa Pakar.

"Namun perlu diketahui, sebagaimana Amar putusan MA yakni mencabut IMB usaha no. 188.4/6109-92/436.7.5/2020 milik Bing Haryanto, pihak DPR KPP telah menjalankannya. Seharusnya permasalahan ini sudah selesai," terang Rudy Taklapeta bersama Deny Mercury Lumban Gaol, tim kuasa hukum Bing Haryanto, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 14 Januari 2023.

"Yang menjadi pertanyaan besar bagi kami adalah, ketika PH (Penasehat Hukum, red) Agus Hartono meminta kepada anggota Dewan untuk membongkar bangunan milik klien kami dengan mengutip dasar hukum Perda no. 1 tahun 2009 pasal 56 ayat (1) huruf C," katanya.

Menurut kuasa hukum Bing Haryanto, dasar tersebut sangat bertentangan dengan Amar putusan MA, karena bangunan rumah yang ditinggali oleh Bing Haryanto sudah sesuai dengan perijinan yang berlaku.

Baca Juga: Panwascam Tegalsari Bagi-bagi Bunga 'Pemilu Damai'

"Sebagai orang yang mengerti hukum, seharusnya kita tidak menggunakan dasar hukum yang tidak mempunyai relevansi dengan perkara ini," tegas Deny Mercury.

Maka itu, mewakili Bing Haryanto, kuasa hukum meminta agar Komisi C DPRD Surabaya tidak hanya melihat aduan salah satu pihak, tapi juga mempertimbangkan pihak pak Bing hariyanto yang sudah mempekerjakan beberapa orang.

"Kami memohon agar Komisi C juga memperhatikan dan memperhitungkan semua kehidupan dari para pekerja. Seandainya di tutup, mau dikemanakan pekerja-pekerja ini dan siapa yang mau membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan mereka," tandas Rudy Taklapeta bersama Deny Mercury Lumban Gaol, tim kuasa hukum Bing Haryanto. (par03)

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Beri Santunan Santunan Korban Kecelakaan Maut Di Lumajang

Editor : Parlementaria