Pemerhati Dan Pegiat Anti Narkoba DPW PANNA Jawa Timur Adakan Sosialisasi Dan Tes Urine Di SMATAG'45 Surabaya.

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Surabaya - Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di masyarakat sudah sangat meresahkan dan tentunya membahayakan perkembangan generasi muda, dan ini tentu perlu penanganan serius dan terpadu.

Untuk menekan penyalahgunaan narkoba, khususnya para pelajar, Dewan Pimpinan Wilayah Pergerakan Anti Napza (DPW PANNA) Jawa Timur, melakukan giat sosialisasi bahaya narkoba dan test urine di SMATAG'45 Surabaya, Selasa (15/11/22).

Ketua Divisi Humas DPW PANNA Jawa Timur, Mardani Guntur mengatakan, penyalahgunaan narkoba baik sedikit atau banyak, adalah sangat berbahaya bagi penggunanya dan dapat menyebabkan kematian.

Kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine disetiap lembaga pendidikan, yang dilakukan DPW PANNA Jawa Timur dengan tujuan memberikan informasi dan edukasi kepada pelajar, tentang dampak buruk yang dapat ditimbulkan, cara menghindari dan penanganannya jika ada yang kena dampak penyalahgunaan narkoba.

"Penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa cenderung meningkat, patut diwaspadai dan menjadi perhatian khusus DPW PANNA Jawa Timur dan perhatian semua kalangan, karena sasaran empuknya dari kalangan pelajar", kata Guntur.

Patut disyukuri masih kata Guntur, karena seluruh siswa kelas X SMATAG'45 yang berjumblah 193 melakukan tes urine, dan berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan Yayasan DPW PANNA Jawa Timur seluruhnya dinyatakan negatif dari narkoba.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Timur Drs. Tri Arief Praharanto, S.Kom, MM, mengapresiasi kegiatan DPW PANNA JATIM, menurut nya ini adalah screning awal terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Tri Arief juga memberikan apresiasi terhadap hasil dari test urine yang semua siswa-siswi kelas X Smatag '45 dinyatakan bersih dari narkoba. Ia berpesan terhadap seluruh siswa-siswi yang mengikuti giat test urine hari ini, untuk selalu waspada dan menghindari narkoba.

"Jaga pergaulan, membiasakan diri dengan kesibukan yang positif yaitu belajar, olahraga dan jangan lupa selalu mendekatkan diri pada Tuhan sebagai benteng keimanan kita agar tidak terjebak dalam hal-hal yang negatif", ujarnya.(pr/akha)

Editor : Redaksi