Tragedi Kanjuruhan, Komisi III DPR RI Minta Usut Tuntas Kasus

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Malang - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengatakan bahwa banyak hal yang jadi temuan penting Komisi III DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Stadion Kanjuruhan Malang, antara lain standar operasional yang dilakukan khususnya penembakan gas air mata ke tribun, lalu jumlah kapasitas penonton dan undangan tiket yang disebar, itu semua harus diusut sampai tuntas.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengatakan, Komisi III telah membuat sejumlah temuan penting dalam kunjungan kerjanya ke Stadion Kanjuruhan Malang. D antaranya, penerapan standar operasional, terutama penembakan gas air mata ke tribun penonton. Kapasitas penonton dan jumlah undangan tiket. Sehingga harus di usut sampai tuntas

Baca Juga: Marak Kasus Pungli, Didik Mukrianto Dorong KPK dan Polri Benahi Pengawasan Internal

Tetapi yang  paling penting adalah kami (Komisi III DPR RI) menginginkan agar kasus ini dapat diusut sampai tuntas dan kalau kita melihat keinginan pemerintah juga sama yaitu dengan dibentuknya tim pencari fakta, ujar Adies saat diwawancarai usai melakukan kunjungan kerja spesifik ke Malang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Sarifuddin Sudding: Selamatkan Anak Bangsa dari Penyalahgunaan Narkoba

Legislator Dapil Jawa Timur I itu meminta agar semua pihak baik itu dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kemudian dari pihak keamanan harus sama-sama bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan tersebut yang sudah banyak menyita perhatian masyarakat Indonesia dan luar negeri.

Kami ingin supaya semua pihak termasuk pihak kepolisian untuk menjalin komunikasi kembali dengan pihak Aremania, dan juga menjadi pengalaman bagi Polri dimanapun berada, karena semua daerah ada suporter dan ada pemainnya jadi cobalah tunjukan cara berkomunikasi, bersosialisasi dan bersilaturahmi yang baik agar tidak ada miskomunikasi antara masyarakat dan pihak Polri, tegas Adies.

Baca Juga: Komisi III Harap BNPT dan BNN Lakukan Transformasi dan Kolaborasi

Politisi Fraksi Partai Golkar itu berharap agar Kepolisian dapat menunjukan kerja-kerja baik dari pengalaman yang cukup luar biasa dan memukul hati itu. Jadi coba dibuat suatu standar operasional yang baru agar pengalaman buruk ini tidak terulang kembali. Kami terus memantau dan akan melakukan rapat dengan Kapolri untuk mencari solusi penyelesaian kasus ini dan juga meminta agar kasus ini diusut sampai tuntas, tuntasnya. (p1)

Editor : Parlementaria