Dewan PKS Harapkan KIA Jamin Penuh Perlindungan Anak

avatar Parlementaria.ID

Parlementaria Surabaya - Apresiasi dan sambutan positif disampaikan Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, terkait adanya Kartu Identitas Anak (KIA) yang diluncurkan oleh Pemerintah.

Baca Juga: Khusnul Khotimah Harap Dispendik Surabaya Beri Perhatian Bopda dan BOS

Hal ini disampaikannya sehari usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2022 Pemkot Surabaya di alun-alun Suroboyo, Rabu 27 Juli 2022.

Selain menunjang identitas bagi anak berusia di bawah 17 tahun, menurut Cahyo, KIA juga berfungsi sebagai alat pembayaran digital.

"Yang lebih penting, adanya KIA diharapkan dapat memberikan jaminan perlindungan terhadap anak-anak di Kota Surabaya, " Katanya.

"Di mana tingginya kasus kekerasan terhadap anak saat ini, maka dengan adanya KIA, harapannya semua anak di Surabaya bisa mendapat perlindungan dari pemkot," Tambahnya kepada media, Kamis (28/7) di Kantor DPRD Surabaya.

Politisi PKS ini menjelaskan, sampai saat ini presentase progres pencapaian KIA di Surabaya sudah 48 persen. Angka tersebut akan terus naik. Rinciannya, sebanyak 377 ribu anak sudah memiliki KIA dari total 775 ribu anak.

Baca Juga: KIA Surabaya, Cahyo Siswo Utomo : Semua Anak Mendapat Perlindungan Pemkot

"Capaian yang patut diapresiasi, karena melebihi target capaian dari pusat. Dan kami terus mendorong agar capaian bisa 100 persen," kata politisi PKS ini.

Dia lantas mengimbau kepada tiap warga untuk memiliki kartu identitas. KTP untuk penduduk usia 17 tahun ke atas, dan KIA untuk anak di bawah usia 17 tahun.

"Harus memiliki karena KIA ini sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam melindungi anak-anak di Surabaya," tandasnya.

Baca Juga: Kota Layak Anak Beruntun, Komisi D : Kado Istimewa Untuk Surabaya Pada HAN 2022

Di samping itu, Cahyo juga menyatakan apresiasinya lantaran Kota Surabaya belum lama ini menyabet penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

"Surabaya mendapat predikat kota layak anak untuk ke sekian kalinya. Ini sebagai hadiah yang patut disyukuri. Kita berharap, dengan apa yang sudah dicapai dan yang akan dilakukan, ke depan kasus kekerasan terhadap anak tidak terjadi lagi di Surabaya," tuntasnya. (Par03)

Editor : Parlementaria