MDINETWORK – LeBron James, bintang Los Angeles Lakers, telah mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor kemenangan sebagai pemain NBA. Ia kini menjadi pemain yang paling sering berkontribusi dalam kemenangan tim selama kariernya. Dengan total 1.229 kemenangan, James melampaui rekor legenda NBA, Kareem Abdul-Jabbar.
>Rekor ini terdiri dari 1.045 kemenangan dalam pertandingan reguler dan 184 kemenangan di babak playoff. Meskipun Abdul-Jabbar masih memegang rekor kemenangan terbanyak dalam pertandingan reguler (1.074), kemungkinan besar James akan terus menggeser rekor tersebut jika tetap sehat dan bermain di musim depan.
Pada pertandingan terbaru, James tampil dengan catatan 14 poin, 6 assist, dan 5 rebound dalam kemenangan Lakers 125-108 atas Cleveland Cavaliers. Sementara itu, Luka Dončić melanjutkan kampanye MVP-nya dengan mencetak 42 poin, 12 assist, dan 5 rebound. Dončić juga mencapai milestone 15.000 poin dalam karier NBA, menjadi pemain ketiga termuda yang mencapai angka ini setelah Kevin Durant dan LeBron James sendiri.
Rekor yang Mengesankan
Selama musim ke-23nya di NBA, James terus menciptakan rekor baru. Ia sudah menjadi pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak (1.617), poin terbanyak (43.325), tembakan tepat (15.919), pemilihan All-Star (22 kali), pemilihan All-NBA (13 kali di tim pertama dan total 21 kali), serta jumlah musim yang dimainkan (23). Selain itu, ia juga menduduki peringkat keempat dalam assist, keenam dalam steal, dan kelima dalam triple-double.
Namun, musim ini juga menjadi yang terendah dalam beberapa statistik James. Ia sempat absen beberapa pertandingan akibat cedera, termasuk jeda 14 pertandingan awal musim karena sciatica. Bahkan, ia telah mengakhiri rekor mulusnya sebagai pemain All-Star, All-NBA, dan 10 poin per pertandingan, semua rekor yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah liga.
Performa yang Masih Mengesankan
Meskipun mengalami penurunan performa, James tetap menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di NBA. Dengan pengalaman dan dedikasi yang luar biasa, ia terus membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan untuk tetap bersinar di lapangan. Performanya yang konsisten memberikan inspirasi bagi generasi muda pemain basket di seluruh dunia.***






