MDINETWORK – Klub Serie A Italia, Cremonese, kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan pekan ke-31 melawan Bologna. Hasil ini memperparah posisi mereka di klasemen sementara dan meningkatkan ancaman untuk terlempar ke zona merah. Meski kiper Emil Audero melakukan beberapa penyelamatan penting, upaya timnya tidak cukup untuk menghindari kekalahan.
>Pertandingan berlangsung di Stadion Giovanni Zini, yang menjadi tempat bagi Cremonese. Dalam laga tersebut, Bologna tampil lebih dominan dan mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya sejak menit awal. Di menit ke-3, Joao Mario berhasil membuka skor setelah menerima umpan silang dari Juan Miranda. Tembakan pemain asal Portugal ini memantul tanah dan masuk ke gawang Audero, membuat Bologna unggul 1-0.
Tidak butuh waktu lama bagi Bologna untuk memperlebar keunggulan. Di menit ke-16, crossing rendah Miranda disambut oleh Jonathan Rowe dengan tembakan mendatar yang menjebol gawang Audero. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Bologna.
Meskipun Audero tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting, seperti menggagalkan tembakan Santiago Castro di menit ke-33 dan menahan sundulan Martin Vitik di menit ke-40, Cremonese kesulitan untuk merespons serangan lawan. Pada babak pertama, Bologna juga nyaris mencetak gol ketiga, tetapi tendangan bebas Nikola Moro membentur tiang gawang.
Di babak kedua, Cremonese coba bangkit. Federico Bonazzoli menciptakan peluang di menit ke-59, tetapi tembakannya digagalkan kiper Bologna, Federico Ravaglia. Upaya Martin Payero di menit ke-71 juga gagal. Bologna terus menekan, namun semua peluang mereka bisa dipatahkan oleh Audero.
Di injury time, Cremonese akhirnya berhasil mencetak gol lewat penalti Bonazzoli setelah Ravaglia menjatuhkan Romano Floriani Mussolini. Namun, tuan rumah harus bermain dengan 10 orang setelah Youssef Maleh diganjar kartu merah langsung. Bologna juga bermain dengan 10 orang setelah Lewis Ferguson menerima kartu kuning kedua.
Skor akhir 2-1 bertahan hingga pertandingan usai. Bologna naik ke urutan delapan klasemen sementara dengan 45 poin, sedangkan Cremonese ada di urutan 17 dengan 27 poin. Ini menjadi kekalahan kelima beruntun bagi Cremonese, yang semakin dekat dengan zona merah.
Performa Kiper Emil Audero yang Menginspirasi
Meski kalah, performa Emil Audero menjadi sorotan. Kiper Timnas Indonesia itu melakukan sejumlah penyelamatan penting yang mencegah Bologna mencetak gol ketiga. Menurut pelatih Cremonese, Audero adalah salah satu faktor utama dalam permainan timnya.
“Emil melakukan beberapa penyelamatan luar biasa. Dia memberikan semangat kepada seluruh tim,” ujarnya. “Sayangnya, kami tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.”
Audero sendiri mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi tekanan Bologna. “Kami berjuang keras, tapi Bologna memang lebih kuat hari ini,” katanya.
Tekanan di Klasemen Sementara
Dengan hasil ini, Cremonese semakin tertinggal dari tim-tim di atasnya. Mereka hanya memiliki 27 poin dari 31 pertandingan, jauh di bawah Bologna yang sudah mengumpulkan 45 poin. Jika tidak segera bangkit, ancaman untuk terlempar ke zona merah akan semakin nyata.
Banyak pengamat sepak bola Italia menyebut bahwa Cremonese membutuhkan perubahan drastis jika ingin bertahan di Serie A. Beberapa bahkan mulai berspekulasi tentang kemungkinan pergantian pelatih atau strategi bermain.***




