MDINETWORK – Pertandingan antara dua bintang UFC, Ilia Topuria dan Islam Makhachev, yang sebelumnya dinantikan oleh penggemar selama setahun, kembali mengalami kegagalan. Kali ini, perselisihan terjadi antara kedua atlet dengan narasi yang berbeda tentang alasan pertandingan tersebut tidak jadi digelar. Peristiwa ini memicu reaksi tajam dari CEO UFC, Dana White, yang secara terbuka menyangkal klaim Makhachev.
Dana White Menyatakan Penolakan Terhadap Klaim Makhachev
Dana White, dalam sebuah siaran langsung di channel Kick milik Adin Ross, menanggapi pertanyaan tentang pernyataan Makhachev yang menyebutkan bahwa Topuria meminta bayaran lebih besar. White dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.
White menjelaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengadakan pertandingan yang masuk akal baik dari segi peringkat divisi maupun kepercayaan terhadap petarung yang akan tampil di ring. Pernyataan ini menunjukkan bahwa klaim finansial yang disampaikan Makhachev mungkin hanya sebagai alasan sementara untuk menutupi isu lain yang lebih rumit.
Topuria Mengklaim Injury Makhachev Menghambat Pertandingan
Topuria memberikan penjelasan tambahan dalam wawancara dengan media Spanyol ABC pada 6 April. Ia mengatakan bahwa ia diberi tahu bahwa ia masih bisa bertanding melawan Makhachev hingga saat-saat terakhir, namun kemudian mendengar kabar bahwa Makhachev cedera dan harus menghadapi Justin Gaethje.
Topuria juga mengulangi pernyataannya dalam wawancara dengan jurnalis Irati Prat dari Marca, menegaskan bahwa ia merasa dikhianati oleh pihak UFC karena tidak diberi informasi yang jelas.
Makhachev Berbalik Menyalahkan Topuria
Tidak puas dengan pernyataan Topuria, Makhachev langsung merespons dengan tulisan keras di media sosial. Ia menuduh bahwa Topuria ingin bayaran yang lebih besar dan tidak bersedia menandatangani kontrak jika jumlahnya tidak sesuai harapan.
Klaim ini menempatkan Topuria sebagai atlet yang hanya bicara besar tetapi tidak mau menandatangani kontrak jika tidak sesuai dengan ekspektasi finansialnya. Namun, hal ini juga memicu kontroversi karena Makhachev sendiri tidak memberikan bukti konkret untuk mendukung pernyataannya.
Tim Topuria Menyampaikan Penjelasan Tambahan
Malki Kawa, agen Topuria, memberikan respons terhadap pernyataan Makhachev. Dalam live Instagram, ia menjelaskan bahwa negosiasi antara tim Topuria dan UFC berlangsung panjang, dan bahwa Makhachev tidak pernah menjadi opsi nyata untuk pertandingan tersebut.
Kawa menegaskan bahwa Topuria dan Makhachev memiliki potensi untuk menjadi pertandingan terbesar dalam sejarah UFC. Oleh karena itu, ia menilai bahwa hadiah uang yang diberikan harus sebanding dengan besarnya pertandingan tersebut.
Status Saat Ini dan Harapan Masa Depan
Saat ini, Topuria telah ditetapkan untuk pertandingan unifikasi melawan Justin Gaethje di White House, sedangkan Makhachev berencana kembali bertanding pada musim panas untuk mempertahankan gelar welterweight-nya. Meskipun pertandingan antara Topuria dan Makhachev masih menjadi spekulasi, kegagalan yang terjadi mengundang keraguan terhadap transparansi dari pihak-pihak terkait.***


>



