Inisiatif Pemkot Surabaya Membangun Peternakan Ayam Skala Besar

PARLEMENTARIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengambil langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayahnya. Salah satu inisiatif terbaru adalah rencana pembangunan peternakan ayam potong skala besar yang akan dikelola oleh anak perusahaan BUMD milik Pemkot Surabaya. Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga stabilitas harga ayam di pasar.

Tujuan Utama Program Peternakan Ayam

Menurut Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkot Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian pangan di Surabaya. “Selama ini Surabaya sebagai kota besar, konsumennya banyak, tapi bukan produsen,” ujarnya. Dengan adanya peternakan tersebut, Pemkot berharap dapat memiliki cadangan pasokan sendiri dan mengurangi ketergantungan pada daerah lain.

Peternakan ayam akan dikelola oleh Surya Kreasi Pangan (SKP), sebuah anak perusahaan BUMD Pemkot Surabaya. SKP sebelumnya telah bergerak dalam distribusi pangan, dan kini akan memperluas perannya dengan menyediakan komoditas pangan secara langsung.

Lokasi dan Kapasitas Produksi

Rencananya, peternakan ayam akan dibangun di lahan aset milik Yayasan Kas Pembangunan Surabaya yang berada di wilayah Bobok, Menganti, Kabupaten Gresik. Total lahan yang tersedia mencapai sekitar 60 hektare. Dengan kapasitas produksi sekitar 30 ribu ekor ayam setiap masa panen, proyek ini akan beroperasi sekitar tiga bulan sekali.

Meski kapasitasnya cukup besar, Vykka mengakui bahwa produksi tidak akan cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat Surabaya. Namun, dengan adanya cadangan pasokan, program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga ayam di pasaran.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Program ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Selain menambah pasokan ayam, peternakan ini juga akan menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar. Selain itu, dengan pengelolaan yang lebih terarah, kualitas produk bisa lebih terjamin dan menjaga keberlanjutan usaha.

Vykka menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan aman. “Memang tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, tapi paling tidak kita punya cadangan dan bisa suplai sendiri,” tambahnya.

Tantangan dan Persiapan

Meskipun rencana sudah matang, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Di antaranya adalah proses perizinan, pengadaan infrastruktur, serta pelatihan tenaga kerja. Pemkot Surabaya telah melakukan persiapan awal dengan meninjau lokasi dan memastikan kelayakan lahan.

Selain itu, Pemkot juga akan bekerja sama dengan lembaga teknis dan organisasi masyarakat untuk memastikan keberhasilan program ini. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan peternakan ayam ini dapat menjadi contoh sukses dalam pengelolaan pangan di kota-kota besar.

Inisiatif Pemkot Surabaya untuk membangun peternakan ayam skala besar merupakan langkah penting dalam menjaga kemandirian pangan. Meskipun masih dalam tahap perencanaan, proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadapi tantangan pangan di tengah pertumbuhan populasi yang semakin pesat. Dengan pendekatan yang terukur dan kolaborasi yang kuat, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Surabaya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *