Kecelakaan di Bandara LaGuardia yang Menewaskan Dua Pilot

MDINETWORK – Kecelakaan tragis terjadi di Bandara LaGuardia, New York, yang menewaskan dua pilot pesawat Air Canada. Peristiwa ini terjadi pada pukul 23:40 waktu setempat (03:40 GMT) pada hari Minggu, ketika pesawat yang sedang mendarat bersinggungan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu. Kecelakaan ini menyebabkan kematian dua pilot dan ratusan orang terluka, serta mengganggu operasional bandara selama beberapa jam.

Leo Medina, seorang penumpang yang berada di pesawat lain di tarmac, menggambarkan kejadian tersebut sebagai “seperti pesawat terpotong menjadi dua bagian”. Ia mengatakan bahwa pesawatnya kemudian kembali ke gerbang dan ia harus menunggu lebih dari 12 jam di bandara, bahkan tidur di lantai dengan menggunakan jaket sebagai alas.

Pengakuan dari Penumpang dan Saksi

Rebecca Liquori, seorang penumpang yang datang dari Montreal, menggambarkan perasaannya saat pesawat yang ia tumpangi mengalami kecelakaan. Ia mendengar suara “boom” yang keras setelah pesawat mendarat. “Kami mengalami turbulensi yang hebat, lalu mendarat dengan kasar. Semua orang merasakan guncangan itu,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa para penumpang saling membantu untuk keluar melalui sayap pesawat.

Jack Cabot, penumpang lain yang juga terlibat dalam kecelakaan, menggambarkan situasi yang sangat kacau. “Kami melakukan pendaratan biasa, tapi langsung menghantam sesuatu dan kemudian terjadi kekacauan,” katanya. Ia menjelaskan bahwa semua penumpang langsung bersembunyi dan berteriak.

Tanggapan dari Pihak Berwenang

Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengunjungi lokasi kecelakaan dan menekankan pentingnya penggunaan sabuk keselamatan. “Anda melihat dari malam kemarin, sabuk keselamatan bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Sementara itu, Jennifer Homendy, kepala NTSB, mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah dimulai. Tim investigasi telah melakukan inspeksi lapangan dan sedang menganalisis rekaman cockpit dan data penerbangan. Namun, mereka menghadapi tantangan besar dalam memproses bukti dan memastikan keamanan lokasi kecelakaan.

Masalah di Bandara LaGuardia

Kecelakaan ini terjadi di tengah masalah yang serius di bandara LaGuardia. Selama beberapa minggu terakhir, bandara ini menghadapi keterlambatan besar akibat kurangnya staf TSA. Hal ini menyebabkan antrean panjang di area keamanan dan gangguan besar dalam operasional bandara.

Homendy mengatakan bahwa tim investigasi juga mengalami kesulitan karena keterlambatan di TSA. “Kami memiliki satu ahli kontrol lalu lintas udara yang harus menunggu selama tiga jam di garis antrian TSA hingga kami meminta bantuan dari Houston agar bisa lewat,” ujarnya.

Reaksi dari Pemimpin Negara

Pemimpin negara dan pejabat pemerintah memberikan respons atas kejadian ini. PM Kanada Mark Carney menyebut kecelakaan ini “sangat menyedihkan”, sementara Presiden Donald Trump menggambarkannya sebagai “perusahaan yang berbahaya”.

Di sisi lain, Wali Kota New York Zohran Mamdani mengapresiasi tindakan cepat petugas darurat yang berhasil menyelamatkan nyawa. Ia juga mengapresiasi sikap tenang dan bantuan sesama penumpang yang terlibat dalam kecelakaan.

Tantangan di Sektor Penerbangan

Kecelakaan ini terjadi di tengah situasi yang tidak stabil di sektor penerbangan. Banyak bandara di AS menghadapi kesulitan akibat shutdown Departemen Keamanan Nasional yang menyebabkan pengangguran jangka panjang bagi staf TSA. Hal ini memicu peningkatan jumlah agen yang absen dan antrean panjang di area keamanan.

Tidak hanya itu, kecelakaan ini juga menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan di bandara dan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan di landasan pacu. Para ahli menyarankan agar ada evaluasi ulang terhadap protokol keselamatan dan pelatihan staf yang terlibat dalam operasi bandara.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *